Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Apa itu Kepercayaan?



Pernahkah kamu menaruh percaya pada seseorang, dan berakhir menyakitkan?

Kepercayaan yang dimaksud disini lah adalah mutlak tentang sesuatu yang nyata, bukan tentang sesuatu yang sakral. Menurut KBBI, Percaya diturunkan dalam 4 arti yang berbeda namun memiliki kesamaan, yaitu "percaya" itu sendiri. point ke 3 mendeskripsikan percaya sebagai suatu anggapan atau keyakinan bahwa seseorang itu jujur (tidak jahat dan sebagainya).

Tapi, pernahkah kamu mendengar kalimat ini?
"Jangan menaruh percaya kepada manusia, sebab manusia itu mengecewakan?"
Sungguh kalimat yang menuai pro dan kontra dikalangan masyarakat

Sebagai bentuk perlindungan diri dari kekecewaan, banyak orang pro dengan kalimat diatas. Namun tidak tanpa alasan, banyak mereka yang setuju dengan kalimat diatas karena telah mengalami kekecewaan dari manusia. Entah itu dari teman, keluarga, bahkan pasangan. 

Adapun yang menentang kalimat diatas adalah mereka yang membagi porsi kehidupan sesuai dengan kebutuhan dalam hidup. Bagi mereka, Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan manusia lain dalam kehidupan. Jika dipelajari lebih lanjut, setiap manusia akan membutuhkan manusia lain dalam kehidupan. Itulah mengapa mereka yang menentang kalimat diatas akan bersikukuh dengan paham yang dianut, yaitu "manusia membutuhkan manusia lain".

Tulisan ini akan membahas sekilas tentang seberapa butuh manusia akan manusia lain?

"Percaya"
Satu Kata yang mudah diucapkan namun sulit didapatkan.
Akan ada banyak sekali contoh percaya yang dapat kita lihat di pencarian di google
Namun, kenapa kita harus percaya kepada orang lain?

Kembali ke Statement "manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan manusia lain". 
Bagaimana caranya meyakinkan seseorang untuk percaya kepada kita adalah dengan memberikan terlebih dahulu kepercayaan kita kepadanya. Bagaimana jika orang tersebut tetap tidak percaya kepada kita? Artinya orang tersebut tidak layak mendapatkan kepercayaan kita.

Kepercayaan itu akan menjadi sebuah energi yang tidak terlihat, namun dapat dirasakan, dan efeknya yang sangat kuat.
Tidak lah mungkin seseorang memberikan kepercayaan kepada orang lain, namun orang tersebut sama sekali tidak percaya kepadanya
Jika sekalipun hal tersebut terjadi, maka waktu akan menunjukkan kebenaran tentang kepercayaan yang diberikan

Sekalipun aku tidak tau bisnis yang kau investasikan akan berhasil atau tidak
Namun kepercayaan yang aku berikan kepada pengelola bisnis tersebut menjadi energi yang mendorong keberhasilan bisnis tersebut.

Hubungan kepercayaan lainnya yang dapat kita lihat dalam kehidupan sehari hari yaitu driver/pilot.
Penumpang di pesawat ataupun transportasi publik tidak lah saling mengenal satu sama lain. Tidak jarang yang mereka ketahui hanyalah nama dari driver/pilot tersebut. Tidakkah kita perlu takut dan berjaga-jaga untuk hal yang tidak diinginkan?
Jika beralasan mereka sudah terlatih, bagaimana jika itu adalah penerbangan pertamanya? bagaimana jika itu adalah kemudi pertamanya di jalan lintas yang besar dan ramai akan kendaraan besar? bukankah kita tidak mengetahuinya?

Keputusan kita untuk naik pesawat atau naik angkutan umum tersebutlah yang menjadi energi bagi pilot/driver tersebut. Tanpa kita sadari, kepercayaan kita yang mendorong mereka hingga semakin yakin dan tenang dalam membawa kita sampai ketujuan.

Jika, kita tidak percaya kepada mereka, 
tidak menutup kemungkinan yang kita lakukan adalah membatalkan flight/keberangkatan.
Apakah hal ini menunjukkan bahwa pilot/driver tersebut gagal memberikan kepercayaannya pada kita?Tentu Tidak. Hal ini justru menunjukkan bahwa kita sendirilah yang tidak layak mendapatkan kepercayaan dari pilot/driver tersebut karena ketakutan yang ada dalam diri kita. 
Di perjalanan berikutnya, tidak heran jika sang pilot/driver menolak untuk membawa kita karena mereka telah mengetahui bahwa kita tidak layak mendapatkan kepercayaan dari mereka.

Tidak ada yang dirugikan dalam kisah ini
Ini tergantung bagaiman kita menyikapinya
Mungkin kita akan membeli pesawat sendiri dan mengendarainya?
atau mungkin membeli mobil pribadi dan berkendara sejauh mungkin mengandalkan diri sendiri?
Semua kembali ke diri kita masing masing

Jadi, jika kamu menaruh kepercayaanmu kepada orang lain
dan orang tersebut ternyata tidak memberikan kepercayaannya kepadamu, 
hal kecil yang perlu kamu lalukan adalah menghempaskan kaki mu dan lanjutkan langkahmu
ada banyak hal menarik dan indah di depan yang menunggu datang

alih-alih larut dalam rasa kecewa,
tanamkanlah prinsip bahwa manusia membutuhkan manusia lain.
kamu membutuhkan manusia lain.
jika seorang mengecewakan, bukan berarti semua orang sama seperti orang tersebut.

Post a Comment

0 Comments